News & Articles

19 February 2016
Sejarah Manusia Mulai Mengenal Pakaian

Pernahkah Anda berpikir bagaimana manusia mengenal pakaian untuk pertama kalinya, mungkin memang tidak ada dokumentasi sejarah yang mampu mencatat hal ini dengan sangat akurat tentang kapan hal itu terjadi, namun jika kita belajar dari kitab suci pun, kita pasti mengetahui cerita tentang Adam dan Hawa yang melanggar perintah Tuhan dan lalu diusir dari taman Firdaus, dan sejak mereka menjadi sadar bahwa mereka telanjang dan menjadi malu karena hal itu, lalu akhirnya mereka menutup tubuh mereka dengan memakai daun-daunan. Menurut sudut pandang penulis, inilah pertama kalinya manusia mulai mengenal pakaian dan mempunyai perilaku untuk berpakaian.

Jika kita melihat dari sudut pandang yang lain pun, perilaku berpakaian manusia memang menarik untuk disimak, karena pada zaman pra-sejarah, ternyata pakaian yang dipakai oleh manusia juga sudah berbeda-beda tergantung tempat manusia itu tinggal. Misalnya untuk manusia yang tinggal di daerah pegunungan, mereka memakai kulit binatang yang mereka dapatkan dari hasil berburu, dan dipakaikan pada tubuh mereka untuk mengatasi rasa dingin yang menyerang mereka. Dan hal ini berbeda pula dengan manusia yang tinggal pada dataran yang rendah seperti daerah pantai, mereka lebih memilih untuk menggunakan kulit kayu yang direndam dahulu sebelumnya lalu dipakaikan pada tubuh mereka, selain kulit kayu, mereka juga bisa menggunakan tumbuh-tumbuhan yang mereka dapatkan dan di rangkai hingga dapat menutupi tubuh mereka. Jika melihat hal ini memang kondisi geografis sangat menentukan jenis pakaian yang mereka pakai, pada daerah dataran rendah seperti yang telah dibahas diatas, mereka tidak akan menggunakan kulit binatang sebagai pakaian karena cuaca di daerah tersebut cenderung panas.

Dan yang menarik lagi, ternyata manusia pada zaman itu juga sudah mengenal aksesori, mereka sudah menggunakan kerang, taring binatang, biji-bijian, tumbuh-tumbuhan yang dikeringkan untuk dibentuk menjadi sesuatu yang unik yang dapat mereka pakai seperti kalung, gelang, dan aksesori-aksesori lainnya. Jika pakaian digunakan untuk melindungi tubuh, maka aksesori-aksesori yang mereka buat ini mempunyai tujuan ritual, menurut kepercayaan mereka masing-masing. Mereka memakai aksesori tersebut sebagai jimat untuk melawan roh-roh jahat yang mereka percayai, selain memakai aksesori mereka juga melukis tubuh mereka untuk melawan roh-roh jahat tersebut, yang ternyata terus digunakan hingga saat ini walaupun tujuannya sudah berbeda dengan zaman itu, yang kita kenal sebagai “tattoo” pada zaman sekarang, tentu saja tujuannya sudah menjadi simbol estetika pada zaman sekarang meskipun mungkin masih ada yang menggunakan lukisan tubuh ini seperti pada tujuan awalnya, terutama pada suku-suku yang tinggal di daerah terpencil.

Dan pada perkembangan selanjutnya, bahan-bahan yang digunakan sebagai pakaian pun semakin beragam, dimulai dari pakaian yang telah disebutkan sebelumnya yaitu terbuat dari kulit binatang, kulit kayu dan tumbuh-tumbuhan sampai kepada pakaian yang terbuat dari kain seperti yang kita pakai sekarang. Dan dengan mengetahui sejarah ini, banyak desainer-desainer terkemuka yang kembali mencari bentuk-bentuk pakaian manusia pada zaman-zaman pra sejarah tersebut untuk dijadikan inspirasi membuat busana yang unik dan pastinya dikombinasikan juga dengan bentuk-bentuk pakaian yang umum dapat dipakai pada zaman sekarang. Ternyata dengan mengetahui sejarah-sejarah tersebut, timbul berbagai macam kreativitas yang belum pernah dibuat sebelumnya. Demikian informasi yang dapat kami bagikan pada artikel ini, semoga dapat menambah wawasan Anda semua dan bermanfaat untuk Anda yang membacanya.