News & Articles

21 February 2016
Melihat Sejarah Pakaian Rajut

Siapa yang tidak mengenal pakaian rajut atau yang lebih dikenal dengan istilah knitwear? Pakaian ini memang lebih sering dipakai di daerah-daerah yang beriklim dingin, dan merupakan salah satu jenis pakaian yang tidak pernah mengenal zaman. Di Indonesia pun, pakaian rajut juga sangatlah populer, terutama pada daerah-daerah tertentu yang beriklim dingin. Dan biasanya orang hanya mengenakannya tanpa mengetahui sejarah dari pakaian rajut tersebut, dan sebenarnya mengetahui sejarah dari pakaian ini juga merupakan hal yang menarik, kita dapat menambah wawasan kita tentang bagaimana awal mula manusia membuat pakaian dengan cara dirajut. Mari simak secara lengkap artikel ini untuk menambah wawasan kita semua tentang sejarah pakaian rajut di dunia.

Sebenarnya tidak ada dokumentasi yang tercatat dengan sangat akurat tentang negara mana yang pertama kali membuat pakaian rajut tersebut, namun ada sumber yang mengatakan bahwa pakaian ini pertama kali dibuat oleh bangsa Mesir pada abad ke-19. Hal ini menjadi mungkin mengingat Mesir merupakan negara dengan kota-kota tertua di dunia dan juga Mesir juga dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dunia yang masyarakatnya membuat pakaian mereka dengan menggunakan teknik rajut. Selain Mesir ada juga sumber yang mengatakan bahwa pakaian rajut ini berasal dari bangsa Arab yang mereka gunakan untuk merajut sebuah permadani dan kemudian teknik merajut yang mereka miliki tersebut berkembang luas ke berbagai macam negara di dunia. Di Indonesia sendiri, pakaian rajut tersebut mulai populer pada zaman penjajahan belanda, karena pada saat itu banyak wanita-wanita belanda yang mengajarkan ketrampilan merajut tersebut kepada wanita-wanita asli Indonesia.

Penggunaan pakaian rajut ini mulai sangat banyak digunakan saat zaman perang dunia ke 2. Pakaian rajut ini digunakan oleh tentara-tentara Jerman saat itu, bisa dibilang pada masa inilah pakaian rajut benar-benar diproduksi secara masal untuk dibuat menjadi cardigan, vest, jaket, bahkan untuk seragam-seragam tentara Jerman pada masa itu. Dan pada perkembangan selanjutnya yaitu sekitar tahun 1950-an pakaian rajut mulai menjadi berbagai macam model dari segi desain, motif, dan teksturnya, hal ini dikarenakan mulai bermunculannya desainer-desainer yang menggunakan pakaian dengan bahan rajut sebagai karya mereka.

Jika pada masa sebelumnya pakaian rajut lebih banyak digunakan untuk membuat pakaian pelindung luar, maka pada masa sekarang ini, pakaian rajut juga sudah mulai banyak diaplikasikan sebagai pakaian dalam karena karakter dari pakaian rajut ini yang lentur serta elastis. Kini Anda sudah dapat menemukan berbagai macam pakaian dalam serta aksesori lainnya seperti tanktop, boxer, stocking, dan aksesori-aksesori lainnya dalam bentuk rajutan. Dan memakai pakaian rajut pun sudah tidak harus sesuai dengan fungsi awalnya untuk menghangatkan tubuh, kalangan anak muda sekarang banyak yang menggunakan pakaian rajut saat menghadiri acara-acara resmi tentu saja dengan desain yang pantas untuk acara-acara resmi tersebut, dan juga mereka kerap menggunakan pakaian rajut hanya untuk sekedar bersantai bersama teman-teman walaupun tidak dalam kondisi yang dingin sekalipun.

Kini Anda sudah mengetahui bagaimana sejarah pakaian rajut dan juga bagaimana pakaian rajut tersebut juga sampai ke negara kita Indonesia, dan semakin berkembangnya zaman pun, Anda mungkin akan banyak melihat bentuk-bentuk pakaian rajut dengan desain yang tidak pernah Anda lihat sebelumnya, mungkin Anda seorang desainer dan pakaian rajut bisa menjadi salah satu karya-karya Anda di kemudian hari. Semoga bermanfaat.