News & Articles

27 February 2016
Filosofi Pakaian Adat Bali

Negara Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan warisan budaya nasional, dan tentunya kita harus sangat berbangga dengan kebudayaan nasional kita ini. Pada artikel-artikel kami yang sebelumnya kami pernah membahas kekayaan budaya nasional di bidang fesyen seperti kain batik, kebaya, dan lain sebagainya. Dan pada artikel kali ini kami ingin secara khusus membahas tentang pakaian adat Bali yang juga sangat unik dan ternyata mempunyai banyak sekali variasi. Yang menarik dari pakaian adat Bali ini adalah setiap pakaian-pakaian tersebut ternyata mempunyai citra tersendiri dari masing-masing pakaian tersebut, jika kita mengetahui dengan pasti tentang masing-masing pakaian adat Bali tersebut maka kita akan mengetahui status ekonomi dan perkawinan orang yang memakai pakaian adat Bali tersebut. Oleh karena banyak hal menarik yang bisa kita temukan pada pakaian adat Bali tersebut, mari terus simak artikel ini.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa pakaian adat Bali mempunyai banyak sekali jenis, baik yang dipakai oleh kaum laki-laki dan kaum perempuan. Namun jika melihat bagian besarnya, pakaian adat Bali dapat kita bagi menjadi tiga bagian, yaitu pakaian yang dipakai pada saat upacara keagamaan, acara perkawinan, dan yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Dan dari bagian besar tersebut kita juga dapat mengetahui apakah orang yang memakai pakaian tersebut sudah menikah atau belum, contohnya adala aksesori yang dipakai oleh kaum wanita ketika pergi ke pura. Keduanya bersama-sama memakai sanggul sebagai aksesori mereka, namun ada sedikit perbedaan, wanita yang masih remaja atau yang belum menikah akan memakai sanggul yang disebut sebagai pusung gonjer, sedangkan wanita yang lebih dewasa dan telah menikah akan menggunakan sanggul yang disebut sebagai pusung tagel.

Dan jika kita berbicara tentang filosofi dari pakaian adat Bali ini, maka kita akan mengetahui bahwa banyak arti yang dalam terkandung pada pakaian adat Bali tersebut. Pada dasarnya, filosofi yang terdapat pada pakaian adat Bali tersebut merupakan filosofi yang berasal dari ajaran Sang Hyang Widhi, Tuhan yang diyakini oleh masyarakat Bali dan akan memberikan kedamaian bagi umat Hindu Bali. Dan dengan beragamnya pakaian adat Bali tersebut, filosofi yang terkandung pada dasarnya adalah sama, yaitu bentuk kepatuhan masyarakat Hindu Bali kepada Sang Hyang Widhi.

Jika Anda melihat pakaian adat Bali yang dipakai oleh masyarakat Bali, maka kesan yang akan Anda dapatkan adalah seorang manusia yang berpakaian anggun dan rapi. Dan hal inilah yang menunjukkan bahwa masyarakat Bali sangat memperhatikan pakaian yang dipakainya dihadapan Sang Pencipta. Tetapi selain itu hal ini juga menunjukkan bentuk kesopanan kepada sesama manusia. Anda pasti akan merasa terhormat jika pergi ke rumah masyarakat Bali dan disambut dengan mereka dengan memakai pakaian adat Bali yang anggun dan rapi tersebut.

Selain itu, pakaian adat Bali juga identik dengan perbedaan kasta yang ada pada masyarakat Bali dan hal ini tentunya hanya dibuat oleh manusia, karena mereka tetap mempercayai bahwa dihadapan Sang Pencipta, semua manusia mempunyai derajat yang sama.

Ternyata busana-busana yang terdapat pada negara kita Indonesia, bukan hanya sekedar busana bukan? Tetapi pasti ada makna dan filosofi yang terkandung didalamnya. Dan hal ini juga menunjukkan betapa kayanya kebudayaan nasional kita. Oleh sebab itu marilah kita selalu menjaga keragaman budaya tersebut agar menjadi suatu kesatuan yang membuat Indonesia sebagai negara yang mempunyai banyak sekali kebudayaan.