News & Articles

14 February 2016
Beli Baju Baru? Cuci Atau Langsung Pakai?

Membeli baju tentu saja merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi banyak orang, dan tentu saja bagi para wanita. Kegiatan ini bahkan bisa memakan waktu yang lama jika dilakukan oleh kaum wanita. Karena ternyat berbelanja baju baru tidak hanya sebagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan sandang bagi masyarakat, tetapi juga telah menjadi hiburan tersendiri bagi sebagian banyak orang. Namum pertanyaanya setelah Anda berputar-putar di dalam pusat perbelanjaan dan lalu menemukan pakaian yang Anda senangi untuk dibeli dan dibawa pulang setelah itu, apakah Anda akan langsung memakainya nanti atau mencucinya terlebih dahulu? Karena ternyata masih banyak sebagian orang langsung memakai pakaian yang baru dibeli dari toko tersebut. 

Dan saran yang dapat kami berikan adalah selalu mencucinya terlebih dahulu, meskipun pakaian tersebut terilihat sangat bersih sekalipun. Mengapa begitu? Karena walaupun terlihat bersih, tetapi pakaian yang Anda beli sebagian besar adalah buatan pabrik, dan tentu saja pasti banyak sekali zat-zat kimia yang tertinggal pada pakaian yang baru jadi tersebut.

Anda perlu mengetahui bahwa setiap pakaian yang telah terpajang di etalase toko tersebut telah mengalami proses yang sangat panjang sampai bisa berada di etalase tersebut dan siap untuk Anda beli dan bawa pulang. Walaupun pakaian tersebut bukan buatan pabrikpun, seperti misalnya buatan tangan, tetap saja pakaian tersebut telah mengalami banyak proses yang melibatkan bahan-bahan kimia pada prosesnya. Sebut saja mulai dari pemintalan benang, lalu membuat benang tersebut menjadi kain, belum lagi zat pewarna yang masih baru menempel pada pakaian tersebut, pastinya ada banyak sekali bahan-bahan kimia yang terlibat pada kain tersebut.

Salah satu bahan kimia yang dapat merugikan kita ialah azo-aniline, yang merupakan zat kimia yang dipakai dalam proses pewarnaan tekstil, dan bagi sebagian orang zat kimia tersebut bersifat iritatif dan dapat menyebabkan berbagai macam reaksi pada kulit yang pastinya merugikan. Selain itu, biasanya juga ada zat nonylphenol (NPE) yang pada saat ini pemakaiannya sudah berkurang karena mulai dibatasi penggunaannya, terutama oleh pakaian-pakaian dengan merek yang terkenal, zat kimia ini juga bersifat iritatif pada kulit, sehingga jika Anda tidak tahan, maka bisa terjadi berbagai macam reaksi kulit yang dapat merugikan Anda. Memang penggunaannya sudah dibatasi, namun masih ada beberapa tempat yang menggunakan bahan kimia ini dalam proses pembuatan tekstil, dan Anda tentu lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Dan satu lagi zat kimia yang cukup berbahaya jika terkena kulit, yaitu resin formaldehyde. Bahan ini mempunyai fungsi untuk mencegah campuran beberapa bahan kain menjadi berkerut, selain itu juga dipakai untuk membatasi tumbuhnya jamur pada kain.

Nah, selain bahan-bahan kimia yang disebutkan diatas, tidak lupa juga Anda harus mengetahui bahwa pakaian tersebut mungkin saja terpapar berbagai macam kotoran saat proses distribusi dan sebagainya, dan berarti resiko adanya kotoran dan kuman-kuman yang dapat membawa efek buruk bagi kesehatan juga peril diperhatikan. Terlebih lagi pakaian tersebut pasti telah terpapar dengan tangan ratusan orang yang memegang pakaian tersebut sebelum Anda beli dan bawa pulang.

Setelah membaca artikel ini, kami berharap Anda selalu mencuci dahulu pakaian baru Anda walaupun terlihat sangat bersih, biasakan memiliki gaya hidup yang sehat agar Anda juga senantiasa dalam kondisi yang terbaik setiap harinya. Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat untuk Anda.